Apa yang Mempengaruhi Seni?

Biasanya kata “Pengaruh” dan “seni” dihubungkan dalam sebuah kalimat seperti “bagaimana seni mempengaruhi hidup Anda”, namun di sini kita akan berbicara tentang apa yang mempengaruhi seni. Mengapa sebuah karya seni memiliki “kutil dan sebagainya”, apa yang membuatnya, dan alasan mengapa sebuah karya seni tertentu memiliki bentuk, warna, tema, dan, tentu saja, ide yang mendasarinya.

Umumnya bagi konsumen seni, seni adalah bagian dari kehidupan kita. Kami mencintai seni karena keindahannya, karena seni adalah sejarah kami, seni adalah pintu menuju dunia yang berbeda, dunia imajinasi dan pemikiran kami. Namun bagi seniman, karya seninya adalah bagian dari dirinya, dari kehidupannya, persepsinya terhadap peristiwa-peristiwa di sekitarnya; ini adalah caranya untuk menunjukkan kepada kita sejarah.

Jadi karya seni apa pun merupakan hasil dari banyak faktor yang mempengaruhi senimannya. Daftar faktor-faktor ini tidak ada habisnya. Kita akan berbicara tentang apa yang saya anggap sebagai 3 teratas.

Yang #1 adalah politik, karena politik menunjukkan kepentingan masyarakat, kebutuhan dan keinginannya. Politik tidak hanya mencakup politik pemerintahan, tetapi juga ekonomi dan budaya, serta semua peristiwa besar di dunia. Plato mengatakan bahwa politik adalah seni kerajaan dalam mengelola segala jenis seni lainnya. Seni, dalam arti langsungnya, adalah instrumen pengaruh yang sangat kuat, jenis propaganda lainnya. Dan seniman menggunakannya untuk menunjukkan posisi mereka dan mengarahkan kita untuk berpikir.

Yang #2 adalah fenomena alam. Apalagi sekarang ini ketika jumlah gerakan seni lingkungan hidup semakin pesat, kita bisa melihat pengaruh dari faktor tersebut, kita bisa melihat keinginan para seniman untuk menarik perhatian kita terhadap permasalahan alam.

Nomor 3 adalah teknologi. Dibandingkan dengan faktor-faktor yang tercantum di atas, hal ini mungkin terdengar sepele, namun sebenarnya tidak. Sekarang adalah zaman kemajuan, zaman teknologi. Teknologi mengubah kita, mengubah dunia kita dan merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi politik dan fenomena alam. Selain itu, teknologi memberi seniman kemungkinan-kemungkinan baru yang menghasilkan gerakan seni baru dan karya seni baru yang belum pernah terlihat sebelumnya. Hal ini berlaku meskipun teknologi yang dimaksud adalah cara baru untuk mencampur cat, atau alat melukis yang baru dikembangkan.

Setiap orang adalah anggota masyarakat dan tidak terkecuali para seniman, meskipun terkadang mereka lebih memilih untuk tidak terlibat. Ya, mereka membuat karya karena mereka tidak bisa tidak melakukannya, namun aspek mendasar dari proses tersebut berasal dari kehadiran dan hubungan mereka dalam masyarakat. Artinya, faktor #4 haruslah nyawa artisnya. Dunianya sendiri: teman dan cintanya, minatnya, masa kecilnya, tempat tinggalnya dan lain sebagainya.

Seni menunjukkan sejarah, tapi yang lebih penting, seni menunjukkan persepsi kita terhadap sejarah. Dan kita harus ingat bahwa sebuah karya seni tidak hanya sekedar indah, tapi juga mempunyai pesan, dan kita perlu menemukan maknanya.